Aug 18, 2017

DIY Postcard - Teka Teki Silang Suka-Suka

Kapan terakhir kali ngisi TTS? Biasa ada di koran atau kalau agak niat ada bukunya. Dulu sih sering ditawari kalau pas naik bis umum. Sekarang udah jarang pergi-pergi, jadi ya tidak tau, apakah TTS itu masih eksis. Dan cover biasanya model-model cantik semlohai gitu.

Pernah kepikiran nggak, teka-teki silang dijadikan kartu pos? Sepertinya unik ya. Untunglah banyak website pembuat teka-teki silang atau crossword puzzle. Mudah banget langkah-langkahnya. Tinggal masukin jawaban dan pertanyaan. Dan taraaaaaa.... Jadilah kartu pos Teka-Teki Silang Suka-Suka.

Saya cetak di kertas biasa, HVS bekas ya. Terus saya tempel di kertas bekas yang agak tebal, bekas map. Jadilah kartu pos jadi-jadian ini. Untuk menambah kesan vintage supaya tidak putih polos, saya beri tumpahan kopi. Vintage jadi-jadian juga sih.



Setelah jadi, saya baru sadar jika ada hint jawaban dari TTS itu. Ah, sudahlah. Hanya untuk bersenang-senang saja bukan? Postcrossing is about fun.

Jul 27, 2017

DIY Postcard - Quote : No Friendship is an Accident

Jadi begini. Sebenarnya saya ingin membuat kartu pos seperti OWS (One Sheet WOnder) yang banyak bertebaran di pinterest. Satu lembar kertas bisa jadi belasan kartu ucapan. Berhubung saya emak-emak dengan dua balita, sepertinya agak susah membagi waktunya. Jadi saya membuat yang sederhana dan mudah saja. Kertas kadonya kebetulan dapat yang sudah kotak-kotak. Tidak perlu diukur, tinggal gunting sesuai garis saja. Tempel kertas kado pada kertas polos. Saya punya stok banyak. Tambah satu quote "No Friendship is an Accident" dari O Henry, Heart of the West. Gampang banget kan? Tanpa tutorial, sepertinya siapapun bisa membuatnya.

Stok kertas polos saya terbuat dari kalender meja dipotong 11.5 cm x 15 cm dan dilapis amplop coklat bekas.

Saya sengaja pilih quote ini, karena memang mau dikirim untuk teman-teman. Quotenya hasil search di google. Semoga yang menerima suka dengan kartu pos handmade ini.



Jul 24, 2017

Free Image Untuk Berbagai Keperluan

Jadi, beberapa minggu ini saya rajin banget mengunjungi pinterest. Ngepin sana sini, yang katanya buat inspirasi. Tapi nyatanya hanya di pin saja tanpa eksekusi. Ya, itulah saya.

Hari ini, bertemulah saya dengan web ini. Suka banget. Beda orang, beda selera sih. Saya suka gambar-gambar yang dibagi gratis disini. Saya suka yang scrapbook paper. Saya banget lah gambar-gambarnya. Donlot sebanya-banyaknya, Entah kapan mau dicetak dan dipakai. Yang penting nabung dulu. Heheeee...

http://www.freeprettythingsforyou.com

Berhubung saya belum pernah nyobain scrapbook, sepertinya beberapa cocok dijadikan kartu pos. Asal bukan untuk tujuan komersial, gapapa kan ya. Lagian kan emang udah dibilang gratis.

Seperti yang ini, tinggal dikasih quote-quote bijak pasti jadi kartu pos keren. Nanti kalau sudah jadi (entah kapan), saya kabari lagi ya.


Gambar-gambar yang disediakan banyak. Bisa untuk berbagai keperluan, terutama yang suka per-DIY-an dan kerajian tangan.

Jul 17, 2017

Meet Up Hari Terbit Pertama Prangko Postcrossing

Tanggal 14 Juli 2017, Indonesia mengeluarkan prangko resmi dengan tema Postcrossing. Akhirnya negara mengakui keberadaan komunitas ini. Komunitas Postcrossing Indonesia. Senangnya. Sekaligus merayakan 12 tahun Poscrossing. Udah lama juga ya kegiatan bertukar kartu pos ini. Untuk merayakan dua acara tersebut, diadakanlah meet up di beberapa kota serentak hari Sabtu 15 Juli 2017 yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta dan Surabaya.

Alhamdulillah jadwalnya pas, dan pas kebetulan juga Fio mau diajak ikut. Ini kali kedua saya ketemu sesame pecinta kartu pos Semarang meski sudah dua tahun lebih bergabung. Jadwalnya seringnya ngga pas sih. Saya kan emak beranak dua, jadi agak susah menyesuaikan jadwal mereka ^_^

Yang datang cuma berempat, saya, Fio, Utie, Audrey. Tambah satu lagi mba Riva petugas pojok filateli Kantor Pos Johar. Jadilah kami cuma berlima. Fio diitung loh. Fio juga suka kartu pos meski bukan member resmi Postcrossing. Acaranya sih tanda tangan kartu pos, ritual meet up Postcrossing di berbagai kota di seluruh dunia. Trus Utie berbaik hati bagi-bagi kartu pos. Seorang dapat satu set isi 5 kartu pos. Lumayan banget kan ya.

Si bintang acara, prangko tema Postcrossing sepaket sama kartu posnya. Satu sheet prangkonya seharga 54.000 isi 18 prangko. Kartu pos isi tiga dihargai 9.000 saja. Murah meriah. Pengennya beli banyak sih, tapi tetep ya si emak ini mikir belanja dan kelanjutan hidup keluarganya. Jadi saya hanya beli 2 set dan 1 sheet prangko.




Kartu posnya saya jadiin maxi card. Kan kalo hari terbit pertama pasti ada cap resmi dari Pos Indonesia juga. Ah, saya jadi suka sama maxi card. Mungkin akan jadi tema koleksi saya selanjutnya.



Pendapat saya soal prangko: desainnya bagus. Saya suka. Meskipun suka, saya kurang sreg sama prangko dengan gambar cewek duduk deket jendela. Entah kenapa saya melihatnya kurang Indonesia. Kalau yang Gatotkaca dan Bali, suka banget. Indonesia abis deh pokoknya. Nah, berhubung gambar kartu pos dan prangkonya sama, di jadiin maxi card kurang maksimal. Kartu posnya rame, prangkonya pun rame. Maxi card enggak harus sama gambarnya, yang penting setema. Jadi mungkin lebih indah dan bagus, kalau kartu posnya lebih sederhana. Begitu saja sih menurut saya. Kalau sama-sama rame, prangkonya jadi enggak kelihatan jelas. Kurang cetar gimana gitu.





Meet Up serentak 6 kota. Foto saya comot tanpa ijin dari fb KPI ^_^
Meet Up Semarang, saya comot juga dari grup Komunitas Postcrossing Indonesia

Update : Sudah ada ulasannya di official postcrossing
https://www.postcrossing.com/blog/2017/07/22/indonesian-postcrossing-stamp-launch

Postcard from Russia - Simple



Postcard from Germany - Dragon



Postcard from Ireland - Greeting from Ireland



Postcard from USA - Beautiful Lamp